flouQvxKG4OhiZzwnc5tGMnUSs4

Berikut Dengan Detail Menjelaskan PRODUK Obat Kuat PASUTRI Legal, Herbal, Rekomendasi Boyke dan Co :

Gasa Foredi
Tampilkan postingan dengan label Wanita Bijak Selamatkan Bumi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wanita Bijak Selamatkan Bumi. Tampilkan semua postingan

Tanda-tanda Kecanduan Seks

Tanda-tanda Kecanduan Seks
Lalu, seperti apakah tanda-tanda dari mereka yang menderita kecanduan seks? Dr Patrick Carnes mengisyaratkan adanya 10 kemungkinan tanda yang perlu diwaspadai:

1. Merasakan bahwa perilaku Anda tidak terkendali.
2. Sadar bisa muncul akibat yang parah bila Anda terus berlanjut dengan perilaku itu.
3. Merasa tak sanggup menghentikan perilaku Anda meski sadar akan akibatnya. 4. Tetap memburu kegiatan yang destruktif dan/atau berisiko tinggi itu.

5. Terus berharap akan menghentikan atau mengendalikan apa yang Anda lakukan dan bertindak aktif untuk membatasi kegiatan berbahaya yang Anda lakukan.
6. Menggunakan fantasi-fantasi seksual sebagai cara untuk mengatasi perasaan atau situasi sulit.

7. Butuh ngeseks terus-menerus agar selalu merasa nikmat.
8. Menderita akibat perasaan yang terus bergejolak di seputar kegiatan seks. 9. Menghabiskan banyak waktu guna merencanakan, melakukan, atau menyesali dan melakukan lagi kegiatan seksual.

10. Mengabaikan kegiatan sosial, kegiatan kantoran, dan kegiatan rekreasional yang penting demi seks. Perlu mengakui Bila Anda melihat ada salah satu dari tanda-tanda di atas yang terdapat dalam perilaku Anda, langkah terpenting yang dapat dilakukan adalah mengakui bahwa kecanduan seksual adalah suatu problem yang nyata dan tidak bisa hilang begitu saja atau akan hilang dengan sendirinya. Anda harus memilih sikap bertanggung jawab secara pribadi demi pulihnya gangguan yang bisa jadi sedang Anda alami.


Umumnya pengidap gangguan seks memang merasa kesulitan untuk mengubah sendiri perilaku mereka. Namun, setidaknya sedikit demi sedikit Anda harus mampu meminimalisasi perilaku sebagaimana tergambar pada tanda-tanda di atas meski kadang siklus datangnya dorongan untuk mengulangi perbuatan terlalu kuat untuk dilawan. Seorang terapis profesional dapat membantu Anda untuk memahami apa yang sesungguhnya terjadi dan mendorong Anda mengambil langkah untuk berubah menuju ke gaya hidup seksual yang lebih sehat.

Sebaliknya, bila Anda menduga bahwa pasangan hidup Anda adalah penderita kecanduan seks, sudah seharusnya Anda membantu untuk mengubah perilaku tersebut. Sikap mental yang perlu Anda persiapkan untuk diri sendiri adalah, tak seorang pun akan sembuh dari kecanduan kecuali menerima bahwa mereka mengidap suatu gangguan dan ingin berubah. Karena itu, bantulah memperkuat tekad pasangan Anda yang kecanduan agar semakin kuat kemauannya untuk melakukan perubahan.

Memang repot, menyakitkan, dan membingungkan punya pasangan yang kecanduan seks. Kalau di masyarakat Barat, bahkan tersedia bantuan bagi mereka yang memiliki pasangan pecandu seks. Bantuan itu bisa bersifat pribadi maupun dalam bentuk kelompok pendamping (support group). Nah, meski di sini belum tersedia layanan seperti itu, Anda bisa ngintip-ngintip mencari wawasan, misalnya saja ke Sex Addicts Anonymous, situs internasional yang menyediakan informasi bantuan dari Inggris di www.saa-recovery.org atau di British Association of Sexual and Relationship Therapists, yang menawarkan direktori terapis seks pribadi di: www.basrt.org.uk. Bentuk kecanduan dan akibatnya Kecanduan seks dapat memperlihatkan berbagai bentuk, tetapi umumnya dikenali dari perilaku yang terasa di luar kendali. Perilaku ini mencakup:

- Menghabiskan banyak waktu untuk menikmati produk-produk pornografi - Masturbasi tak terkendali - Ekshibisionisme - Voyeurisme - Fetishes - Seks berisiko tinggi - Pelacuran - Telepon seks dan ngeseks lewat internet - Perselingkuhan - Berhubungan seks dengan pasangan yang baru saat itu dikenal

Menurut Dr Carne, survei mengungkapkan akibat dari perilaku kecanduan seks, antara lain:

70 persen mengalami gangguan yang parah dengan pasangan hidupnya 40 persen kehilangan pasangan hidup 27 persen kehilangan peluang dalam karier 40 persen mengalami kehamilan yang tak diinginkan 72 persen terobsesi ingin bunuh diri 17 persen mencoba bunuh diri 68 persen terkena penyakit menular seksual.
Read More......

Wanita Bijak Selamatkan Bumi

Wanita Bijak Selamatkan Bumi
Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari mengatakan, dalam perannya sebagai pendidik, perempuan dapat mendidik anak-anaknya dan masyarakat sekitarnya untuk mencintai lingkungan. Hal ini dapat dimulai dengan mengajak mereka menanam dan memelihara pohon serta mendidik anak-anak tidak mengganggu dan membunuh binatang.

“Juga mengajarkan penghematan pemakaian sumber daya rumah tangga, seperti air, energi untuk memasak, energi penerangan, dan alat rumah tangga lain. Termasuk menyadarkan anak dan masyarakat untuk mengurangi pemakaian zat polutan dan lain sebagainya,” kata Linda Amalia Sari pada peluncuran buku State of World Population 2009, Kamis (19/11) di Hotel Borobudur, Jakarta.

Linda menjelaskan, banyak perempuan Indonesia yang mampu menggerakkan masyarakat untuk memperbaiki lingkungan yang kritis, bahkan beberapa di antaranya telah mendapat penghargaan Kalpataru. Sebagai contoh, pemenang Kalpataru tahun 2002 untuk kategori Pengabdi Lingkungan diberikan kepada Ibu Endang Maryatun. Selain itu, Ir Tri Mumpuni menciptakan Energi Listrik Mikrohidro dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, yang merupakan pemenang Kalpataru tahun 2005.

Juga ada Katrina Koni, seorag ibu yang berhasil menghijaukan lahan kritis dengan tanaman kayu-kayuan di Dusun Pokapaka, Desa Malimada, Kecamatan Wewewa Utara, Kabupaten Sumba Barat, NTT.

Menurut Menneg PP dan PA, perempuan pada dasarnya mempunyai dasar kehidupan untuk beradaptasi dan bermitigasi untuk memelihara. Selain itu, sebagian besar perempuan masih menyimpan kearifan lokal yang diwariskan nenek moyangnya. Karena itu, mereka adalah aset penting bagi pemberdayaan, pemeliharaan, dan pencegahan lingkungan dari kerusakan.

Dalam menyikapi pemanasan global, keseimbangan bumi, dan lingkungan hijau, ada 10 prinsip bijak perempuan untuk menyelamatkan Bumi. Pertama, perlakukan tanah secara bijak, bangun rumah di lahan perumahan yang tidak merusak hutan. dan jangan mengubah lahan pertanian menjadi hunian, pabrik, ataupun mal.

Kedua, tingkatkan kualitas hidup. Kendalikan pertumbuhan penduduk dan kurangi hidup boros. Ketiga, budayakan prinsip 3R, yaitu reduce atau kurangi penggunaan benda sekali pakai buang, reuse atau manfaatkan air limbah menjadi air bersih, dan recycle yang berarti daur ulang sampah menjadi kompos.

Keempat, hemat energi. Gunakan energi alam matahari, angin, air, energi bio dari tanaman atau kotoran binatang, serta gunakan listrik atau alat elektronik seperlunya.

Kelima, hemat air. Gunakan air bersih secukupnya, jangan biarkan air terbuang dan buat resapan air.

Keenam, transportasi yang efisien. Kurangi penggunaan kendaraan bermotor untuk menurunkan gas CO2 yang memicu pemanasan global.

Ketujuh, tanam pohon untuk menyerap CO2. Di setiap rumah, minimal ada dua pohon di pejarangan atau di dalam pot agar udara bersih dan sehat. Kedelapan, kelola sampah menjadi berkah dan bermanfaat. Sampah dipisah. Sampah organik menjadi kompos dan sampah anorganik didaur ulang.

Kesembilan, hindari tas plastik. Sebagai ganti, pakai tas kain untuk belanja atau membawa makanan dengan serbet kain atau tempat makanan yang dapat dipakai lagi.

Kesepuluh, hindari pemakaian bahan kimia karena bahan kimia dapat mencemari tanah. Gunakan pewarna alami atau gunakan ampas kelapa untuk mengepel.

*Sumber : Kompas.Com

Read More......

Wanita Selamatkan Bumi

Wanita Bijak Selamatkan Bumi
Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari mengatakan, dalam perannya sebagai pendidik, perempuan dapat mendidik anak-anaknya dan masyarakat sekitarnya untuk mencintai lingkungan. Hal ini dapat dimulai dengan mengajak mereka menanam dan memelihara pohon serta mendidik anak-anak tidak mengganggu dan membunuh binatang.

“Juga mengajarkan penghematan pemakaian sumber daya rumah tangga, seperti air, energi untuk memasak, energi penerangan, dan alat rumah tangga lain. Termasuk menyadarkan anak dan masyarakat untuk mengurangi pemakaian zat polutan dan lain sebagainya,” kata Linda Amalia Sari pada peluncuran buku State of World Population 2009, Kamis (19/11) di Hotel Borobudur, Jakarta.

Linda menjelaskan, banyak perempuan Indonesia yang mampu menggerakkan masyarakat untuk memperbaiki lingkungan yang kritis, bahkan beberapa di antaranya telah mendapat penghargaan Kalpataru. Sebagai contoh, pemenang Kalpataru tahun 2002 untuk kategori Pengabdi Lingkungan diberikan kepada Ibu Endang Maryatun. Selain itu, Ir Tri Mumpuni menciptakan Energi Listrik Mikrohidro dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, yang merupakan pemenang Kalpataru tahun 2005.

Juga ada Katrina Koni, seorag ibu yang berhasil menghijaukan lahan kritis dengan tanaman kayu-kayuan di Dusun Pokapaka, Desa Malimada, Kecamatan Wewewa Utara, Kabupaten Sumba Barat, NTT.

Menurut Menneg PP dan PA, perempuan pada dasarnya mempunyai dasar kehidupan untuk beradaptasi dan bermitigasi untuk memelihara. Selain itu, sebagian besar perempuan masih menyimpan kearifan lokal yang diwariskan nenek moyangnya. Karena itu, mereka adalah aset penting bagi pemberdayaan, pemeliharaan, dan pencegahan lingkungan dari kerusakan.

Dalam menyikapi pemanasan global, keseimbangan bumi, dan lingkungan hijau, ada 10 prinsip bijak perempuan untuk menyelamatkan Bumi. Pertama, perlakukan tanah secara bijak, bangun rumah di lahan perumahan yang tidak merusak hutan. dan jangan mengubah lahan pertanian menjadi hunian, pabrik, ataupun mal.

Kedua, tingkatkan kualitas hidup. Kendalikan pertumbuhan penduduk dan kurangi hidup boros. Ketiga, budayakan prinsip 3R, yaitu reduce atau kurangi penggunaan benda sekali pakai buang, reuse atau manfaatkan air limbah menjadi air bersih, dan recycle yang berarti daur ulang sampah menjadi kompos.

Keempat, hemat energi. Gunakan energi alam matahari, angin, air, energi bio dari tanaman atau kotoran binatang, serta gunakan listrik atau alat elektronik seperlunya.

Kelima, hemat air. Gunakan air bersih secukupnya, jangan biarkan air terbuang dan buat resapan air.

Keenam, transportasi yang efisien. Kurangi penggunaan kendaraan bermotor untuk menurunkan gas CO2 yang memicu pemanasan global.

Ketujuh, tanam pohon untuk menyerap CO2. Di setiap rumah, minimal ada dua pohon di pejarangan atau di dalam pot agar udara bersih dan sehat. Kedelapan, kelola sampah menjadi berkah dan bermanfaat. Sampah dipisah. Sampah organik menjadi kompos dan sampah anorganik didaur ulang.

Kesembilan, hindari tas plastik. Sebagai ganti, pakai tas kain untuk belanja atau membawa makanan dengan serbet kain atau tempat makanan yang dapat dipakai lagi.

Kesepuluh, hindari pemakaian bahan kimia karena bahan kimia dapat mencemari tanah. Gunakan pewarna alami atau gunakan ampas kelapa untuk mengepel.

*Sumber : Kompas.Com

Read More......